Tuesday, 15 September 2015

Meiosis


Pada pertumbuhan sel kelamin (gamet), terjadi pembelahan sel dua kali berturut turut sehingga satu sel induk dihasilkan empat sel anak. Pembelahan semacam ini disebut amitosis atau meiosis.Sel-sel anak hasil pembelahan secara meiosis memiliki separuh jumlah kromosom sel induknya. Sel yang demikian dinamakan haploid. 

IPA

oleh:Wahyu Satrio Wibowo

BAB 1
A.Pertumbuhan dan Perkembangan Organisme
Pertumbuhan dan Perkembangan Organisme
Pertumbuhan dan Perkembangan Organisme

     Pertumbuhan adalah peningkatan volume,berat,atau tinggi pada mahluk hidup.Prosesnya bersifat ireversible atau tidak dapat dikembalikan seperti semula lagi

     Pertumbuhan pada mahluk hidup ber-sel satu hanya ditunjukan dengan terjadinya peningkatan ukuran sel menjadi lebih besar daripada sebelumnya.Sementara itu,pertumbuhan yang terjadi pada mahluk hidup bersel banyak dibedakan menjadi 2 tahap,yaitu peningkatan ukuran dan pembelahan sel.Pembelahan sel untuk perkembangbiakan terjadi pada organisme bersel satu ( Amoeba sp. )

Pembelahan sel pada tubuh mahluk hidup baik untuk pertumbuhan maupun untuk proses perkembangbiakan,selalu melibatkan kromosom. Kromosom terutama tersusun oleh asam dioksiribonukleat (DNA). Asam diosiribonukleat ini merupakan protein dalam sel yang bertindak sebagai peraancang bentuk dan sifat keturunan hasil perkembangbiakan sel tersebut
DNA

Mitosis
pembelahan sel yang menghasilkan sel sel anak dengan sifat seperti induknya dinamakan pembelahan mitosis. Pembelahan mitosis hanya mengalami satu kali pembelahan yang menghasilkan dua sel anak dengan inti yang mengandung jumlah kromosom. Proses ini terjadi pada pembelahan sel sel tubuh(sel soma) untuk menambah jumlah sel (pertumbuhan), tetapi idak terjadi pada sel kelamin (sel gamet)
mitosis
Mitosis

Monday, 7 September 2015

Daftar Menu Pelajaran Perikanan

BAB 1.Ikan Sebagai Dasar Mentah

BAB 2.Komposisi Kimia Ikan

BAB 3.Penanganan dengan suhu rendah

BAB 4.Prinsip Pengeringan

BAB 5.Prinsip Pengasapan

BAB 6. Pemindangan

Perikanan

oleh:WAHYU Satrio Wibowo (SMP N2 PASIR SAKTI)(VIII2)

BAB 1
A.Ikan Sebagai Bahan Mentah

ikan sebagai bahan makanan mengandung banyak protein dan asam amino esensial yang diperlukan tubuh,disamping itu nilai biologisnya 90%,dengan jaringan pengikat sehingga mudah dicerna.
Agar dapat memanfaatkan ikan dengan baik, perlu diketahui karakteristik yang dimiliki, misalnya struktur tubuh ikan.
Kelebihan produk perikanan dibanding dengan produk hewani lainnya sebagai berikut:
  1. Kandungan protein 20% tersusun oleh asam-asam amino yang sangat dibutuhkan manusia
  2. Daging mudah dicerna karena adanya tendon
  3. Daging ikan mengandung asam asam lemak tak jenuh dengan kadar kolesterol sangat rendah
  4. Mengandung mineral seperti K,CI,P,S,Mg, serta vit A dan D

Disamping itu ikan juga memiliki kekurangan :
  1. Kandungan air 80%, pH tubuh ikan yang mendekati netral, dan daging ikan yang sangat mudah dicerna         oleh enzim autolysis menyebabkan daging sangat lunak, sehingga menjadi media yang baik untuk                   tumbuhnya bakteri pembusuk
  2. Kandungan asam lemak tak jenuh mengakibatkan daging ikan mudah mengalami proses oksidasi                   sehingga menyebabkan bau tengik

Proses pembusukan pada ikan disebabkan oleh aktivitas enzim, mikroorganisme, dan oksidasi dalam tubuh ikan itu sendiri.

  1.Struktur Tubuh Ikan

Pada umumnya ikan mempunyai bentuk sistematis kecuali untuk ikan sebelah. Tubuh ikan dibagi menjadi Tiga bagian, yaitu:
  1.Kepala (ujung mulut sampai akhir tutup insang)
  2. Badan (akhir tutup insang sampai pangkal sirip anal)
  3. Ekor (Sirip anal sampai ekor)
Ikan memiliki beberapa sirip yaitu:
  1.Sirip pectoral/sirip dada
  2.Sepasang sirip ventral/sirip perut
  3.Sirip dorsal/sirip punggung
  4.Sirip anal/sirip dubur
  5.Sirip ekor
Jaringan daging ikan terdapat di kepala,badan,ekor tetapi sebagian besar pada bagian badan terdiri dari dua jaringan perut,dua jaringan punggung dan empat longitudinal